SENYAWA LORENG DAN BUDAYA DI TANAH SANG BUMI RUWA JURAI
Pendam XXI/RI – TNI AD bukan hanya tentang bedil dan baris-berbaris, tapi tentang menjaga denyut nadi peradaban. Di malam yang penuh khidmat, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., (Han), menyerahkan tokoh wayang sebagai simbol bahwa TNI teguh menjaga warisan leluhur.
Di balik gemuruh musik campursari dan indahnya Tari Sigeh Pengunten, terselip doa tulus di awal tahun 2026 dalam Perayaan Hari Juang TNI AD dengan cara mencintai identitas bangsa dan merangkul kemanusiaan melalui aksi kepedulian bagi sesama.
Seni adalah rasa, TNI adalah raga. Keduanya bersatu untuk kedaulatan Indonesia.
Sumber : Pendam XXI/RI




