
Pendam XXI/RI – Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, terus diperkuat sebagai kawasan konservasi modern melalui pembangunan fasilitas mitigasi konflik manusia dan gajah. Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi bersama Gubernur Lampung, Polda Lampung dan Pemkab Lampung Timur meninjau progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 65 persen.
Mitigasi tidak hanya mengandalkan pagar besi sebagai pembatas kawasan. Pendekatan berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat juga dikembangkan, termasuk pemanfaatan tanaman serai serta budidaya lebah yang dinilai dapat membantu mengurangi potensi gangguan gajah.
Selain menjaga keseimbangan manusia dan satwa, pengamanan kawasan juga diarahkan untuk menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. TNI, Polri, dan pemerintah daerah memperkuat pemantauan serta sosialisasi, sekaligus menyiapkan opsi teknologi modifikasi cuaca sebagai langkah antisipasi karhutla.
Sumber : Pendam XXI/RI